Cari Blog Ini

Translate

translate

Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Desember 2023

Perubahan Sosial dan Globalisasi

        Perubahan sosial merupakan suatu proses dinamis yang terjadi dalam masyarakat yang melibatkan perubahan pada berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Perubahan tersebut dapat bersifat lambat atau cepat, bersifat progresif atau regresif, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti teknologi, ekonomi, dan interaksi antarindividu. Perubahan sosial menjadi bagian integral dari perkembangan masyarakat, dan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi terhadap perubahan tersebut dapat memengaruhi stabilitas dan kelangsungan hidupnya.

           Globalisasi merupakan fenomena kompleks yang membawa dampak besar pada perubahan sosial di berbagai belahan dunia. Proses ini melibatkan integrasi ekonomi, politik, budaya, dan teknologi antarberbagai negara dan masyarakat. Dalam konteks perubahan sosial, globalisasi telah mempercepat aliran informasi, teknologi, dan ide-ide baru, yang pada gilirannya mempengaruhi nilai-nilai, norma, dan gaya hidup masyarakat. Seiring dengan meningkatnya konektivitas global, masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap pengaruh luar, sehingga perubahan sosial tidak lagi terbatas pada tingkat lokal atau nasional, melainkan merambah ke dimensi global.

                Meskipun globalisasi membawa manfaat seperti pertukaran budaya, teknologi, dan peluang ekonomi, namun juga menyebabkan tantangan dan konsekuensi yang tidak dapat diabaikan. Ketidaksetaraan ekonomi, hilangnya keberagaman budaya, dan konflik sosial dapat muncul sebagai hasil dari perubahan sosial global. Masyarakat yang tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini dapat mengalami ketidakstabilan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya kolaboratif baik di tingkat nasional maupun internasional untuk mengelola dampak negatif dan mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan.

                Dalam menghadapi perubahan sosial global, peran individu sangat penting. Individu perlu memiliki keterampilan adaptasi dan pemahaman terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Pendidikan yang mendorong literasi global dan keterampilan interkultural dapat membantu individu menjadi lebih siap menghadapi tantangan perubahan sosial. Selain itu, partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat, peningkatan keterampilan kerja yang relevan, dan penanaman nilai-nilai toleransi dan kerjasama menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang mampu mengelola perubahan sosial global secara positif.


"Melangkah Bersama dalam Perubahan Sosial dan Globalisasi"

Salam sejahtera untuk seluruh warga SMPK Penabur Cirebon,

Kami dengan bangga mempersembahkan tampilan kreasi video ini, yang menampilkan gagasan dan pandangan unik para siswa-siswi SMPK Penabur Cirebon mengenai tema yang relevan dan mendalam: "Perubahan Sosial dan Globalisasi." Video ini bukan hanya sebuah karya visual, melainkan juga representasi dari pemikiran kreatif dan pemahaman mendalam para generasi muda terhadap perubahan yang tengah melanda dunia kita.

Dalam era globalisasi ini, kita tidak bisa menutup mata terhadap perubahan-perubahan signifikan yang terjadi di berbagai aspek kehidupan. Bagaimana masyarakat kita merespon perubahan-perubahan ini? Bagaimana kita, sebagai siswa-siswi SMPK Penabur Cirebon, melihat perubahan tersebut sebagai peluang pembelajaran dan pemberdayaan? Inilah yang akan terungkap dalam setiap momen dan cerita yang disajikan dalam tampilan kreasi video ini.

Dengan penuh semangat dan kreativitas, para siswa-siswi kita tidak hanya mengeksplorasi dampak globalisasi di sekitar kita, tetapi juga merenungi peran kita masing-masing dalam menghadapi dinamika perubahan sosial. Dari sudut pandang yang beragam, video ini menggambarkan bagaimana setiap siswa-siswi SMPK Penabur Cirebon merangkai makna dan makna baru dalam menghadapi zaman yang terus berubah.

Terima kasih kepada seluruh siswa-siswi yang telah berkontribusi dalam pembuatan video ini, serta kepada seluruh guru dan staf yang telah memberikan dukungan penuh. Semoga tampilan kreasi video ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus melangkah bersama, membuka pintu ke arah perubahan positif, dan menjadi agen perubahan yang berdaya.

Selamat menikmati tampilan kreasi video "Melangkah Bersama dalam Perubahan Sosial dan Globalisasi" dari siswa-siswi SMPK Penabur Cirebon. Mari kita bersama-sama menjadikan perubahan sebagai kesempatan untuk berkembang dan berinovasi.

Terima kasih dan selamat menonton!


Kelompok 1

1. Felicia Ellen Christima Dhanisworo
2. Noelle Lot Gunawan
3. Stefanus Richard
4. Chettrine Valencia Lie
5. Rachel Ninda Calista S
6. Bianca Angelica Suria
7. Evano Damaris Roland



Kelompok 2

1. alvaro
2. moris
3. faldy
4. bama (ketua)
5. abbygail
6. fina
7. tiffa



Kelompok 3

1. Rafael
2. Jocellyne
3. Tiara
4. Chelsea
5. Alika
6. Clara




Minggu, 07 November 2021

Tes Kompetensi PPPK 2021

 

Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), seleksi PPPK 2021 terdiri atas tiga tahap. Ketiga tahap tersebut  adalah seleksi administrasi, kompetensi, dan wawancara.

Peserta diberi 100 soal yang harus dijawab. Sebanyak 90 soal adalah kompetensi teknis, manajerial, dan sosio kultural. Untuk 10 soal lainnya adalah wawancara berbasis komputer.

Waktu yang diberikan untuk menjawab semua soal tes kompetensi  adalah selama 120-16 menit. Sedangkan untuk wawancara diberikan durasi selama 10 menit.

Try Out PPPK

Di bawah ini, kamu bisa mengerjakan soal try out PPPK yang terdiri dari soal kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan sosio kultural. Semua soal di bawah ini telah sesuai dengan kisi-kisi terbaru, jadi sangat berguna untuk kamu pelajari.


Soal PPPK Kompetensi Teknis

Bagian tes kompetensi teknis terdiri dari 70-100 soal pilihan ganda lima opsi. Tes ini merupakan tes yang menguji pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berkaitan dengan bidang teknis jabatan. Soal-soal kompetensi teknis akan menguji seputar kemampuan pelamar dalam hal membangun sistem ajar maupun sistem penilaian terhadap siswa.

Soal 1

Disediakan dua magnet dan paku, siswa melakukan percobaan tarik menarik kutub medan magnet. Komponen tujuan pembelajaran yang kurang dari hal tersebut adalah... 

A. Condition 

B. Behavior dan degree 

C. Condition dan degree 

D. Audience 

E. Degree

Pembahasan

Audience adalah peserta didik 

Behavior merupakan tingkah laku atau perilaku atau aktivitas suatu proses 

Condition: persyaratan yang perlu dipenuhi agar perilaku yang diharapkan dapat tercapai. 

Degree juga merupakan tingkat penampilan yang dapat diterima oleh siswa setelah melalui rangkaian sajian proses pembelajaran

Jawaban: E


Soal 2

Penilaian yang dilakukan oleh seorang guru harus didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. Hal ini sesuai dengan prinsip .... 

A. Terbuka 

B. menyeluruh. 

C. Bermakna 

D. Adil 

E. Obyektif 


Pembahasan

Prinsip Penilaian 

1. Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur. 

2. Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. 

3. Adil. berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi. dan gender.

4. Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. 

5. Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. 

6. Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku. 

7. Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan. 

8. Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

Jawaban E


Soal 3

Bu Linda adalah seorang guru seni, Hari ini dia ingin menilai kemampuan siswa dalam membuat lukisan, selain hasil lukisan siswa yang dinilai , teknik dalam menggambar, cara menggunakan alat dan perlengkapan dan juga sikap siswa dalam menghargai karya temannya juga menjadi acuan dalam penilaian. Dalam hal ini bu linda telah menerapkan prinsip ... 

A. Sahih 

B. Obyektif 

C. Menyeluruh 

D. Sistematis 

E. Beracuan kriteria


Pembahasan

Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.

Jawaban: C


Soal 4

Pak Bejo adalah guru PKn di sekolah “mekar Indah”. Dia tinggal di desa Mangunharjo. Siska adalah tetangga dari Pak Bejo. Setiap pembagian hasil evaluasi siska selalu diberi nilai 85 oleh pak Bejo. Sementara Rudi siswa yang paling pintar di kelasnya hanya mendapat 80. Dari kasus di atas artinya Pak Bejo tidak melaksanakan prinsip penilaian... 

A. Adil 

B. Obyektif 

C. Menyeluruh 

D. Sistematis 

E. Beracuan kriteria 


Pembahasan

Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. 

Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.

Jawaban: B


Soal 5

Untuk mencegah terjadinya jawaban siswa yang sangat beragam, jenis tes uraian yang paling tepat digunakan adalah .... 

A. Tes uraian bebas 

B. Tes uraian terbatas 

C. Yang sederhana 

D. Yang sangat kompleks

E. Yang terbuka 


Pembahasan

Uraian Terbatas atau terstruktur 

Soal yang disusun tidak mengembang tetapi lebih terarah dan terbatas, sehingga ada batasan jawaban.Walaupun kalimat jawaban peserta didik itu beraneka ragam, tetapi harus ada pokok-pokok penting yang terdapat dalam sistematika jawabannya sesuai dengan batas-batas yang telah ditentukan dan dikehendaki dalam soalnya. Maka yang paling penting dan harus diperhatikan yaitu sistematika jawabannya. 

Contohnya: 

1) Sebutkan dan jelaskan secara singkat tiga peristiwa yang terjadi pada masa Khulafaur Rasyidin! 

2) Sebutkan lima Komponen dalam sistem komputer! 


Uraian tak terbatas atau bebas 

Tes uraian jenis ini membuka kesempatan kepada setiap orang yang menjawab pertanyaan untuk mengeluarkan pendapatnya sesuai dengan yang dia ketahui. Bebas berargumentasi dengan soal dan menjawab menurut pandangannya masing-masing. Setiap tes mengandung problematik bukan hanya sekedar menanyakan fakta- fakta saja. Oleh karena itu, setiap tes mempunyai cara dan sistematika yang berbeda-beda. Tetapi harus mempunyai patokan dalam mengoreksi jawaban. 

Contohnya: 

1) Coba jelaskan perbedaan tanaman monokotil dan tanaman dikotil! 

2) Jelaskan perbedaan antara rukun dan wajib haji tersebut! 

3) Bagaimana perkembangan komputer di Indonesia, Jelaskan! 


Soal Try Out PPPK Manajerial

Kompetensi manajerial merupakan tes untuk menilai penguasaan, pengetahuan, keterampilan, serta sikap pelamar dalam berorganisasi. Jumlah soal manajerial adalah 20-30 soal, berbentuk pilihan ganda.


Soal 1

Anda dan tim diberikan tugas baru oleh pimpinan, namun semua anggota tim belum memahami maksud dan cara mengerjakan tugas baru tersebut. Sikap Anda…

A. Saya yakin bahwa para anggota tim juga dapat belajar sendiri untuk memahami cara menyelesaikan tugas baru itu 

B. Saya akan mempelajari tugas tersebut lalu membagi pengetahuan saya kepada anggota tim lain 

C. Saya akan meminta bantuan rekan kerja yang paling pandai untuk mempelajari tugas tersebut kemudian menjelaskan pada semua anggota tim 

D. Kami mengerjakan bersama-sama tugas tersebut sesuai pemahaman kami, bila ada kesulitan kami akan menyelesaikan secara bersama-sama

E. Pimpinan yang memberikan tugas sebaiknya menjelaskan terlebih dahulu bagaimana mengerjakan tugas tersebut sebaik-baiknya 


Pembahasan

Orientasi hasil 

LEVEL 2 

Berupaya meningkatkan hasil kerja pribadi yang lebih tinggi dari standar yang ditetapkan.

Jawaban: B


Soal 2

Respon saya ketika dihadapkan dengan perubahan yang mendadak adalah...

A. Bingung bagaimana harus bersikap 

B. Penuh harapan akan perubahan 

C. Tertekan karena cemas akan dampak yang akan terjadi 

D. Pesimis karena tidak dilibatkan dari awal proses 

E. Berhati-hati memetakan dampak politis perubahan 


Pembahasan

Mengelola Perubahan 

LEVEL 1 

Mengikuti perubahan secara terbuka

Jawaban: B


Soal 3

Suatu ketika karena ada masalah yang terjadi di rumah, Anda masuk kerja dengan suasana hati yang kurang baik. Apa yang akan Anda lakukan selanjutnya... 

A. Bercerita mengenai masalah saya pada rekan kerja 

B. Bekerja dengan bermalas-malasan 

C. Beristirahat lebih lama agar suasana hati dapat membaik 

D. Tetap bekerja seperti biasa 

E. Pulang lebih cepat agar tidak semakin stress 


Pembahasan

Integritas 

LEVEL 1 

Mampu bertindak sesuai nilai, norma, etika organisasi dalam kapasitas pribadi

Jawaban: D


Soal 4

Anda adalah seorang anggota dari sebuah organisasi yang memiliki aturan bahwa setiap anggotanya dilarang untuk menggunakan fasilitas organisasi tanpa izin. Suatu ketika karena suatu alasan Anda melanggar peraturan tersebut dan mendapat teguran. Sikap Anda adalah... 

A. Memberi alasan yang dapat diterima mengapa saya melanggar peraturan tersebut 

B. Saya akan menerima teguran tersebut karena memang salah meskipun akan menghadapi konsekuensi untuk dibenci oleh anggota lain

C. Menemui ketua organisasi sebelum mendapat teguran 

D. Menunggu dipanggil dan mempersiapkan jawaban yang akan saya berikan 

E. Pasrah akan nasib yang akan diterima 


Pembahasan

Integritas 

LEVEL 1 

Mampu bertindak sesuai nilai, norma, etika organisasi dalam kapasitas pribadi.

Jawaban: B


Soal 5

Kamu mempunyai keluarga di luar negeri dan hari ini salah satu dari anak keluargamu tersebut akan liburan di Indonesia dan dititipkan di rumahmu, apa yang akan kamu lakukan untuk menjelaskan padanya mengenai keberagaman di Indonesia 

A. Mengajaknya mengenal budaya dengan menceritakan sejarah di tempat-tempat yang dilewati

B. Mengajak orang-orang di lingkungan buat memperkenalkan keberagaman kepada anak tersebut 

C. Mengajaknya main ke tempat tempat ibadah 

D. Jadi wakil orang tuanya buat ngedidik dia tentang keberagaman 

E. Menjadi perpanjangan tangan orang tua untuk mengajarkan tentang keberagaman melalui tindakan sehari-hari.


Pembahasan 

Topik sosial budaya, Indikator penghormatan terhadap budaya dan mengedukasi anak tersebut karena sudah dititipkan orang tuanya kepada Anda dengan mengajarkan keberagaman melalui tindakan sehari hari, bukan saat jalan jalan saja.

Jawaban: E


Soal Try Out PPPK Sosio Kultural

Kompetensi sosio-kultural merupakan tes untuk menguji pengetahuan, keterampilan, juga sikap pelamar yang berkaitan dengan bagaimana ia berinteraksi di lingkungan yang majemuk.


Soal 1

Adanya sistem informasi dan media massa yang sangat berkembang dewasa ini menyebabkan banyak pelajar mengikuti tren dari luar. Pelajar mudah terlibat kenakalan remaja seperti membolos, tawuran, bahkan sampai terindikasi pemakaian obat-obatan terlarang. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pergaulan di kalangan remaja. Secara tidak langsung, hal tersebut berdampak buruk bagi pelajar itu sendiri, seperti degradasi moral, sampai hancurnya masa depan mereka.Upaya yang tepat untuk dilakukan oleh pihak sekolah guna mengatasi gejala sosial tersebut adalah…

A. Menambah jam belajar peserta didik sampai sore.

B. Memberi sanksi tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.

C. Mewajibkan peserta didik mengikuti semua kegiatan ekstrakurikuler.

D. Melaporkan peserta didik yang melanggar tata tertib sekolah kepada pihak berwajib.

E. Memberi tugas atau pekerjaan rumah kepada peserta didik.


Pembahasan

Banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar tentunya harus ditindak dengan memberikan aturan yang tegas dari pihak sekolah. Sanksi yang tegas akan sangat cocok untuk mengatasi gejala sosial tersebut. Hal tersebut menegaskan, bahwa nilai dan norma dapat ditegakkan di kalangan remaja. Jadi, upaya yang tepat dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi gejala sosial tersebut ialah memberi sanksi yang tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.

Jawaban: B


Soal 2

Pemerintah merencanakan pembangunan jalan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah harus membongkar sebuah lahan yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Masyarakat tersebut berusaha menolak rencana pemerintah dengan alasan bahwa lahan keramat itu memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi kehidupan. Contoh kasus pada soal merupakan konflik yang disebabkan oleh adanya perbedaan…

A.Pemahaman

B.Ketaatan

C.Tujuan

D.Cara

E. Kepentingan



Pembahasan

Individu dan kelompok memiliki perasaan, pendirian, maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing individu atau kelompok dapat saja memiliki kepentingan berbeda-beda terhadap suatu hal maupun objek yang sama. Contohnya, menyangkut tempat keramat sebagaimana diuraikan dalam soal.

Jawaban: E


Soal 3

Ketika Jakarta menghadapi ancaman bom di Sarinah beberapa tahun lalu, berita mengenai hal itu menyebar di media sosial dan media elektronik dengan cepat. Tidak lama berselang, empati dari berbagai negara pun disampaikan kepada bangsa Indonesia. Fenomena ini menggambarkan dampak positif dari…

A. Modernisasi

B. Globalisasi

C. Westernisasi

D. Demokratisasi

E. Medonalisasi


Pembahasan

Teknologi informasi dan komunikasi adalah pendukung utama bagi terselenggaranya globalisasi. Melalui dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Jadi, fenomena ancaman bom di Sarinah yang mengundang empati dari berbagai negara merupakan dampak positif dari globalisasi.

Jawaban: B


Soal 4

Faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial dari semakin meningkatnya urbanisasi di Jakarta adalah…

A. Perubahan kondisi sosial

B. Pendidikan

C. Ras

D. Perkawinan

E. Ekspansi teritorial


Pembahasan

Perubahan kondisi sosial masyarakat menjadi salah satu faktor pendorong yang mempengaruhi perpindahan masyarakat. Peningkatan urbanisasi di Jakarta merupakan realisasi hadirnya mobilitas sosial karena adanya perubahan kondisi sosial seperti adanya daya tarik kota Jakarta yang banyak menyediakan lapangan kerja, wilayah pertanian di desa yang semakin sempit, maupun pola pikir generasi desa yang lebih menganggap bekerja di kota dengan sektor jasa lebih baik dibandingkan mengembangkan pertanian di desa. Jadi, faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial dari semakin meningkatnya urbanisasi di Jakarta adalah perubahan kondisi sosial

Jawaban: A


Soal 5

Iklan rokok yang tersebar bebas di berbagai media massa menjadi salah satu faktor semakin meningkatnya konsumsi rokok di masyarakat meskipun pemerintah banyak mengampanyekan dampak negatif merokok hingga penerapan undang-undang mengenai pelarangan merokok di tempat umum, hal tersebut disebabkan oleh…

A. Sosialisasi tidak sempurna

B. Peniruan generalized other yang salah

C. Subkebudayaan menyimpang

D. Dekulturasi budaya

E. Transformasi budaya perilaku masyarakat


Pembahasan

Sosialisasi tidak sempurna adalah salah satu faktor penyebab terjadinya penyimpangan sosial karena adanya ketidakselarasan pesan yang disampaikan dari para agen sosialisasi. Pada soal tersebut terlihat adanya ketidakselarasan pesan yang disampaikan oleh media massa dengan pemerintah sehingga konsumsi rokok di kalangan masyarakat tetap meningkat.

Jawaban: A


Minggu, 11 Juli 2021

Kuis Penilaian Akhir – Pelajaran 1

 Kuis ini terdiri 7 butir pertanyaan. Setiap pertanyaan berfungsi agar Bapak dan Ibu mengingat kembali pembahasan dan/atau tugas anda.

Jika anda masih mengalami kesulitan, luangkan waktu untuk menyimak kembali video rekaman webinar kita dan/atau baca kembali naskah belajar mandiri.

Selamat mengerjakan.

Jika Anda sudah selesai mengerjakan kuis ini, jangan lupa untuk mengetuk atau mengklik “Click Here to Continue” agar bisa melanjutkan ke bagian selanjutnya. Jika tombol untuk lanjut tidak muncul maka Anda belum berhasil mencapai batas minimum kelulusan, coba lagi hingga nilai Anda mencapai 70%


kuis Penilaian Akhir

“Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Redefinition?”

Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.

Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.

Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

“Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Substitution?”

Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

“Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Modification?”

Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

“Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Augmentation?”

Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

“Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk sesi diskusi mandiri dan tanya jawab dengan murid. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:”

Substitution
Augmentation
Modification
Redefinition

“Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk metode ceramah. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:”

Substitution
Augmentation
Modification
Redefinition

“Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk murid-murid saya bisa bertemu dengan para pakar dan membawa murid saya ke luar kelas melalui field trip virtual. Pemanfaatkan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:”

Substitution
Augmentation
Modification
Redefinition

“Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk murid-murid saya mengadakan festival webinar projek pameran dan/atau pentas virtual. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat.”

Substitution
Augmentation
Modification
Redefinition